kalo penjual daging babi / celeng di tangkap , kenapa daging asu / kirik masih di bebaskan ya ??
padahal penjualan daging kirik menyebabkan banyak kriminalitas dan efek yang tidak baik untuk tubuh ..
" misal , seorang penjual daging asu / kirik / anjing kehabisan stok atau persediaan daging maka si penjual ini akan mencari cari cara untuk mendapatkan daganganya berupa anjing , namun di lain sisi beberapa pihak pemilik anjing sudah kasian / tidak tega untuk menjual anjing nya ke penyembelian . Sehingga ini menyebabkan penjual anjing / rica rica waung / anjing ini menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan dagangan , seperti mencuri anjing tersebut , mengolong / menjerat di malam hari , memberi racun / potas . dan yang harus di ketahui potas adalah bahan / zat yang sangat berbahaya untuk tubuh terutama adalh saraf "
nah , kemudian penjualan daging anjing / rica rica waung tersebut mempunyai dampak yang lebih berbahaya di bandingkan daging celeng /babi . sudah banyak kasus yang terjadi di daerah magelang terutama daerah mertoyudan yang kehilangan peliharaaan kesayangan .
dampak penjualan daging anjing / asu :
- menimbulkan tindak kriminalitas , pencurian , pemotasan dan pembunuhan
- potas yang di makan anjing dan kemudian dimakan oleh seorang penikmat daging anjing akan mengendap kedalam tubuh dan perlahan akan mematikan saraf tubuh
- sudah di camkan bahwa daging anjing HARAM
- kesalah pahaman terhadap tetangga / teman dll.
#nah semoga " DENGAN ADANYA KASUS PENJUALAN DAGING CELENG YANG DI TANGKAP , SEMOGA JUGA PENJUALAN DAGING ANJING / RW DI TANGKAP JUGA KARENA EFEKNYA SANGAT BERBAHAYA DAN MENINGKATKAN KRIMINALITAS "
#UNTUKbapak polisi dan #badan pengawasan makanan .. curhatan ini saya sampaikaan smile emotikon apabila ada kekeliruan dalam penyampaian mohon maaf ..
@love dog , love body for health

Tidak ada komentar:
Posting Komentar